Invitation To The Dance With Isyana Sarasvati

2 Feb, 2018

Invitation To The Dance With Isyana Sarasvati

The Resonanz Music Studio (TRMS) di bawah pimpinan Avip Priatna kembali menunjukkan konsisten untuk mengisi dan memajukan musik klasik orkestra di Indonesia melalui beragam pertunjukan berkualitas yang selalu dinantikan para pecinta musik klasik. Bersama Jakarta Concert Orchestra (JCO), Avip Priatna yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, akan menggelar konser pembuka di tahun 2018 bertajuk Invitation To The Dance yang akan digelar pada 31 Januari 2018 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Invitation to The Dance merupakan komposisi untuk orkestra yang ditulis oleh komponis asal Jerman, Carl Maria von Weber. Komposisi orkestra ini menjadi judul konser sekaligus komposisi pembuka yang akan dimainkan oleh sekitar 55 musisi profesional yang tergabung dalam JCO dan turut dimeriahkan Soprano muda Indonesia Isyana Sarasvati, serta pianis muda berbakat Jonathan Kuo.

“Sebagai salah satu konduktor yang aktif di Indonesia, Avip Priatna senantiasa menghadirkan pertunjukan musik klasik dalam upaya mendekatkan masyarakat dan memajukan musik klasik orkestra di Indonesia. Bersama Jakarta Concert Orchestra yang didirikan Avip Priatna bersama Toeti Heraty Roosseno, para penikmat musik klasik akan disuguhkan karya-karya komposer dunia dan dilengkapi dengan kehadiran Isyana Sarasvati dan Jonathan Kuo, para musisi muda berbakat yang menjadikan konser Invitation To The Dance ini patut untuk dinantikan,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Para musisi ini akan menyuguhkan penampilan karya komposer dunia yang bertema musik tarian, mulai dari tarian waltz yang menenangkan karya Johann Strauss ll yang dibawakan dengan suara indah Isyana Sarasvati, hingga tarian kematian karya Franz Liszt yang ditampilkan oleh alunan piano Jonathan Kuo. Selain itu ada juga tampilan tarian dengan inspirasi kedaerahan Norwegian Dances karya Edvarg Grieg hingga inspirasi dari musik daerah Indonesia berjudul Panen Raya karya Fero Aldiansya Stefanus yang khusus ditulis untuk konser ini.

“Kita sudah mampu menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia memiliki potensi yang patut diperhitungkan melalui beragam kompetisi paduan suara yang berhasil dimenangkan. Saya mempunyai mimpi untuk mendekatkan masyarakat dengan musik simfoni, baik simfoni orkestra maupun simfoni lokal yang mendorong saya mendirikan Jakarta Concert Orchestra sekitar 15 tahun silam. Melalui konser Invitation To The Dance ini, saya ingin menunjukkan bahwa kita memiliki orkestra yang terdiri dari para musisi berbakat yang mampu menampilkan karya komposer dunia,” ujar Avip Priatna, Direktur Musik The Resonanz Music Studio.

Berikut adalah daftar komposisi musik yang akan ditampilkan dalam konser Invitation To The Dance tersebut:

Carl Maria von Weber (1786-1826)
Invitation to The Dance

Manuel de Falla (1876-1946)
Spanish Dance No.1

Gabriel Fauré (1845-1924)
Pavane

Fero Aldiansya Stefanus (1988)
Panen Raya (penampilan perdana)

Franz Liszt (1811-1886)
Totentanz
Jonathan Kuo, piano

Edvard Hagerup Grieg (1843-1907)
Norwegian Dances, Op 35

Léo Delibes (1836-1891)
Les filles de Cadix
Isyana Sarasvati, sopran

Johann Strauss II (1825-1899)
Frühlingsstimmen – Walzer, Op 410
Isyana Sarasvati, sopran

Camille Saint-Saëns (1835-1921)
Danse Bacchanale.

Sekilas tentang JAKARTA CONCERT ORCHESTRA
Jakarta Concert Orchestra (JCO) didirikan pada tahun 2002 oleh Avip Priatna Mag. Art dan Prof. Dr. Toeti Heraty Roosseno. Dengan nama awal Jakarta Chamber Orchestra. Orkes ini didirikan dengan tujuan menjadi orkes standar yang representatif dan menjadi bagian dari aset kota Jakarta. Orkes ini beranggotakan musisi profesional dari berbagai kota di Indonesia. Jakarta Concert Orchestra telah menggelar sejumlah konser menampilkan karya-karya Bach, Handel, Mozart, Beethoven, Schubert, Miaskovsky, Shostakovich, Prokovief, Haydn, Rachmaninoff dan lain-lain. Selain menggelar konser karya-karya simfonik, Jakarta Concert Orchestra juga kerap membawakan karya-karya vokal simfoni bersama Batavia Madrigal Singers dan The Resonanz Children’s Choir.

Dengan konduktornya, Avip Priatna, Jakarta Concert Orchestra mementaskan beberapa opera secara lengkap, yaitu Carmen karya Georges Bizet, Cavalleria Rusticana karya Pietro Mascagni, Samson et Dalila karya Camille Saint-Saëns, The Telephone karya Menotti, serta drama musikal Sang Kuriang dengan libretto yang ditulis oleh Utuy T. Sontani dan Suara Hati

Selain menggelar konser seri, Jakarta Concert Orchestra juga tampil dalam beberapa konser hasil kerja sama dengan pihak lain seperti dengan Bimasena, Yayasan Kebun Raya Indonesia dan Kedutaan Besar Italia pada konser An Enchanting Evening of Music and Harmony, dengan PT PLN pada konser A Romantic Evening guna menyambut Hari Listrik Nasional, Konser Kemerdekaan 2007 yang diselenggarakan oleh Bimasena, Konser From Russia with Love yang diselenggarakan bersama Kedubes Russia, Souvenir from Vienna, Broadway Night bersama Yayasan Rumah Kita, Opera Gala Concert bersama CIMB Niaga, Simfoni Untuk Bangsa 2012 bersama Lingkar Budaya Indonesia, Konser Natal bersama PT PLN, PUKAT, Bank MANDIRI, Departemen Perhubungan, PT Djarum, BCA dan lain-lain.

Jakarta Concert Orchestra juga pernah berkolaborasi baik dengan seniman-seniman Indonesia, seperti Aning Katamsi Asmoro, Andien, Ananda Sukarlan, Bernadeta Astari, Binu Sukaman, Bunga Citra Lestari, Christopher Abimanyu, Farman Purnama, Heny Janawati, Happy Salma, Isyana Sarasvati, Judika (idol), Lisa Depe (idol), Mario Ginanjar (Kahitna), Mike (idol), Regina (idol), Teza Sumendra (idol) maupun dengan seniman dari luar Indonesia seperti Enrico Lancia, Miwako Fukushi, Maria di Benedetto, Pavel Sedov, Vitaly Yunitsky, Esther Apituley, Lavinia Meijer, Adam Gyorgi, Bettina Jensen, Suzanne Shakespeare, Gerard Schneider dan Alexey Botvinov.

Jakarta Concert Orchestra mengemban peran edukasi yaitu untuk mengembangkan apresiasi masyarakat terhadap musik klasik, menjadi wadah pengembangan kualitas para musisi, dan menjadi media yang memperkenalkan karya komposer Indonesia. Dengan jadwal program berkala, Jakarta Concert Orchestra telah menjadi aset acara kesenian kota Jakarta. Selengkapnya tentang Jakarta Concert Orchestra dapat dilihat di www.jakartaconcertorchestra.com

indonesian talent