Film Surat Cinta Untuk Kartini, dari sudut pandang yang berbeda

25 Apr, 2016

Film Surat Cinta Untuk Kartini, dari sudut pandang yang berbeda

Surat Cinta untuk Kartini menceritakan tentang sosok seorang pengantar surat bernama Sarwadi yang begitu mengidolakan RA Kartini yang merupakan anak dari bupati Jepara dari golongan ningrat Jawa. Kartini memiliki misi dalam hidupnya untuk membuat perempuan Jawa pintar sehingga dia mulai mengajar anak-anak perempuan yang tinggal disekitar desa. Kegigihan Kartini untuk mencerdaskan perempuan Jawa ini semakin membuat Sarwadi kagum dan jatuh hati.

Film garapan MNC Pictures ini juga diharapkan akan membawa khazanah baru di dunia perfilman Indonesia. Meksipun diangkat dari cerita sejarah, kisah di dalam film ini adalah fiktif.

“Melalui film Surat Cinta untuk Kartini ini kami ingin menghadirkan sesuatu yang baru, yakni cerita sejarah RA Kartini dari sudut pandang orang ketiga, yakni tukang pengantar surat.” tutur  produser eksekutif MNC Pictures, Affandi Abdul Rachma

Untuk mencapai hasil yg maksimal di film ini maka sutradara & crew mengadakan proses casting pemain selama 6 bulan, agar bisa mendapatkan pemain yang bagus

Aktor utama film ini adalah Chicco Jerikho. Di film ini, dia berperan sebagai Sarwadi, tukang pos yang jatuh cinta pada Kartini.Untuk menjiwai peran nya sebagai sarwadi seorg tukang pos yg berasal dari rakyat biasa, Chicco sampai rela tidak mandi, belajar tidak memakai alas kaki sampai kaki nya kapalan, dia juga setiap hari belajar nembang lagu jawa agar terbiasa saat shooting

Lokasi shooting di yogyakarta tepat nya di klaten full di jawa tengah di pesisir jawa

Rania Putrisari adalah pemeran utama Kartini. Sebagai aktris pendatang baru, film Surat Cinta untuk Kartini merupakan film pertama bagi Rania Putrisari. Meski tergolong baru, tapi Rania berhasil menempatkan diri. Rania mencari tahu mengenai sosok RA Kartini melalui internet, mempelajari tata krama jawa dan makanan khasnya.

Film yang berjudul Surat Cinta untuk Kartini ini merupakan hasil kolaborasi sutradara Azhar “Kinoi” Lubis dengan ide cerita oleh Toha Essa dan Fatmaningsih Bustamar serta seluruh kru dan pemain.

Film ini menginspirasi bagi para kaum wanita bahwa pendidikan itu adalah penting bukan hanya bagi kaum laki2 tapi untuk kaum wanita juga

Film ini dapat Anda saksikan di bioskop mulai tanggal 21 April 2016.

indonesian talent